Setiap mengkaji tokoh Ambil baiknya
dan buang buruknya.
Setiap orang punya kekurangan dan kelebihan. Jasa dan kesalahannya masing-masing.
Ada pendapat mengatakan
mengikuti semua teori-teori freud
sama berisikonya dengan mengabaikan semua teori-teorinya.
Jadi yang baik di tengah-tengah.
Ambil manfaatnya.
Sigmund Freud
( 1856 - 1939 ) 83 Tahun
Sejak Kecil sudah dikenal cerdas
terbukti bahwa dia selalu dapet nilai
paling tinggi di kelas.
Selesai Tamat SMA
dia nglanjutin kuliahnya di kedokteran.
Sewaktu masih kuliah
dia sering terlibat berbagai penelitian
di bawah arahan Ernst Brucke,
seorang profesor fisiologis.
Freud berusaha mereduksi kepribadian
jadi seorang neurologi
meski akhirnya menyerah juga.
Freud sangat teliti dalam melakukan penelitiannya.
Saat itu
dia konsen dalam bidang Neurofisiologi.
Setelah beberapa waktu berpraktek sebagai neurologis
dia kembali ke Wina
dan kemudian
menikahi wanita bernama Martha Bernays.
Di Wina
dia juga membuka praktek psikiatri dengan bantuan temannya,
Joseph Breuer.
Dia sempat disingkiri oleh arus utama tokoh kedokteran waktu itu
hal itu akibat buku-buku
dan kuliah-kuliah yang diajarkannya.
Dia cuma punya beberapa kenalan dekat saja
yang bersimpati dengannya.
Sifat Freud yang sangat disayangkan adalah
dia cenderung menolak orang-orang yang tidak sepenuhnya
sepakat dengannya.
Teori Alam Bawah Sadar
Sebetulnya
Freud ini
bukan orang yang pertama kali menemukan gagasan
tentang alam sadar dan alam bawah sadar
tapi dia menjadi orang yang mempopulerkannya.
Alam Sadar
adalah
apa yang kamu sadari
pada saat-saat tertentu
baik itu
penginderaan langsung, ingatan, pemikiran, fantasi
atau perasaan yang kamu miliki.
Dan menurut freud
alam sadar terkait erat dengan alam pra sadar.
Alam pra sadar
yaitu
apa yang sering disebut dengan available memory
atau kenangan yang sudah tersedia.
Sesuatu yang dapat dengan mudah dipanggil
menuju alam sadar.
Walaupun
kenangan itu merupakan kenangan yang tidak kamu ingat
waktu berpikir,
tapi
dengan mudah bisa kamu hadirkan lagi.
Kedua hal itu
merupakan bagian terkecil
menurut freud.
Sedangkan
bagian terbesar menurut freud
adalah alam bawah sadar ( unconscious mind ).
Bagian alam ini
mencakup segala sesuatu
yang sangat sulit untuk dihadirkan
ke alam sadar.
Semisal nafsu dan insting kita.
Freud berpendapat
alam bawah sadar itu
sumber motivasi
dan dorongan dalam diri kita.
Bisa seperti hasrat sederhana
untuk makan atau seks,
daya-daya neurotik,
atau bisa jadi motif seorang penulis
untuk menulis karyanya.
Meski uniknya,
kita sering terdong
untuk mengingkari
dan menghalangi motif itu
untuk naik ke alam sadar.
Id, Ego, Superefo
id adalah
sejumlah tren insting
yang tidak terkoordinasi;
super-ego memainkan peran kritis
dan moral;
sementara ego
adalah bagian yang terorganisasi
dan realistis
yang menengahi hasrat id dan super-ego.
Psikologi Freudian
bertitik tolak pada dunia nyata,
dunia yang berisi banyak benda,
diantaranya
adanya objek yang sangat khusus
yang bernama organisme.
Dibilang khusus
karena
dia bergerak
untuk mempertahankan diri
dan berkembang biak.
Dan dalam perjalanan mencapai itu
diarahkan keinginannya
untuk memenuhi rasa lapar,
haus,
menghindari rasa sakit
dan seks.
Menurut freud,
id bekerja
dengan prinsip-prinsip kenikmatan.
Yang dapat dimengerti sebagai dorongan
untuk memenuhi kebutuhannya.
Semisal
seorang bayi yang lapar
dia akan menangis karena
dia tidak tahu
apa yang diinginkan
dalam pengertian orang dewasa.
Menurut Freud
id pada bayi tadi
adalah yang murni
atau mendekati murni.
id sebenenarnya
tidak lain merupakan representasi psikis
atas kebutuhan-kebutuhan psikologis.
Di seputar alam sadar,
tahun-tahun pertama kehidupan bayi,
sebagian it ( benda )
berubah jadi I ( aku )
sebagian id berubah jadi ego ( aku ).
Tidak sama dengan id,
ego berfungsi
berdasarkan prinsip-prinsip realitas.
artinya
dia memenuhi kebutuhan organisme
berdasarkan
objek-objek yang sesuai
dan dapat ditemukan dalam kenyataan.
Ego merepresentasikan kenyataan,
dan pada tahap tertentu
juga merepresentasikan akal.
Saat ego berusaha membuat id tetap senang,
di sisi lain
dia mengalami hambatan yang ada di dunia nyata.
Meski demikian
Ego akan tetap mencatat
apa yang menghalangi
dan apa yang akan memuluskan tujuannya.
Seorang bayi
akan melacak apa yang akan
membuat dia mendapat "pujian" dan "hukuman"
dari dua objek dunia yang paling dekat dengannya waktu itu
yaitu ayah dan ibunya.
Objek yang menghalangi dan memuluskan inilah
yang kemudian menjadi apa yang disebut dengan
superego.
Superego punya 2 sisi :
nurani
merupakan internalisasi dari
hukuman serta peringatan
ego ideal
berasal dari pujian
dan contoh-contoh positif yang diberikan kepada anak-anak.
Namun
nurani dan ego ideal ini
mudah sekali bertentangan dengan id
( nafsu dan keinginan ).
Kecemasan
"Life is not easy" hidup ini tidak mudah.
Freud pernah berpendapat begitu
Ego "keakuan" ada di antara :
realita,
masyarakat,
sebagaimana direpresentasikan oleh id.
Ketika terjadi konflik
di antara kekuatan-kekuatan ini untuk menguasai ego,
maka sangat bisa dipahami
kalau ego merasa terjepit dan terancam,
serta merasa seolah-olah akan lenyap
digilas kekuatan-kekuatan tersebut.
Perasaan terjepit dan terjepit ini disebut kecemasan ( anxiety ).
3 Jenis kecemasan menurut Freud,
Pertama kecemasan realistik.
Kecemasan jenis ini biasa kita sebut sebagai rasa takut.
Kedua kecemasan moral
Kecemasan ini bukan datang dari luar, dari dunia fisik, tapi dari dunia sosial superego yang telah terinternalisasikan ke dalam diri kita.
Ketiga kecemasan neurotik
Kecemasan ini muncul akibat rangsangan-rangsangan id.
kalau kamu pernah ngerasain kehilangan id, gugup, tidak mampu mengendalikan diri, perilaku, akal, pikiran kamu, maka saat itu kamu sedang ngalamin yang namanya kecemasan neurotik.
Neurotik itu nama latin dari perasaan gugup.
Jenis kecemasan yang ketiga inilah yang cukup menarik perhatian freud.
Cara-cara bertahan
Ego berupaya sebisa mungkin menjaga hubungannya dengan realitas, id dan superego.
Namun setelah kecemasan begitu mendominasi, ego akan berusaha mempertahankan diri.
Secara tak sadar, dia akan bertahan dengan cara memblokir dorongan-dorongan
atau
menciutkan dorongan-dorongan tersebut menjadi wujud yang lebih bisa diterima serta tidak begitu mengancam.
Cara ini disebut dengan mekanisme pertahanan ego.
Beberapa cara ini ditemukan oleh Freud putrinya dan juga murid-muridnya.
Bentuk-Bentuk Pertahanan
Penolakan
dilakukan dengan cara memblokir peristiwa-peristiwa yang datang dari luar kesadaran.
Represi
Yang juga disebut oleh Anna Freud sebagai "melupakan yang bermotivasi". adalah ketidakmampuan dalam mengingat kembali situasi, orang atau peristiwa yang menakutkan.
Asketisisme
atau menolak segala kebutuhan.
ini merupakan mekanisme pertahanan ego yang jarang diketahui orang.
Di sini orang kehilangan minat dan ketertarikannya pada salah satu aspek kehidupan dan memfokuskan perhatian pada aspek lain.
ini dilakukan demi menghindarinkenyataan.
Contohnya seorang remaja pria yang takut dipermalukan tim basketnya kemudian memaksakan diri menyukai hobi lain misalnya beralih ke hobi naik gunung.
Isolasi
Mekanisme ini berjalan dengan mengalihkan emosi dari kenangan yang menakutkan.
Misalnya seorang gadis yang menyukai menonton film horor kemudian merasa takut seteleh film usai kemudian akan mencari teman agar tidak takut lagi.
Penggantian
Mekanisme ini berjalan dengan cara mengalihkan arah dorongan ke target pengganti.
Misalnya ketika anda sedang kesal dengan atasan anda kemudian anda menjadi menumpahkan kekesalan anda pada temen-temen kerja anda.
Melawan diri sendiri
Di mana seseorang menjadikan dirinya sendiri sebagai target pengganti.
Biasanya diri sendiri dijadikan terget untuk melampiaskan benci, marah dan keberingasan.
cenderung mengabaikan motivasi-motivasi yang positif.
Kadang orang yang sedang diputuskan karena sebuah kesalahannya kemudian memukul kepalanya sendiri.
Proyeksi
Anna Freud menyebutnya sebagai penggantian ke arah luar.
Seseorang yang sebenarnya misalnya suka makan pete tapi menutupi kepada temannya bahwa dia tidak suka pete dan melarang temannya untuk makan pete.
Tawanan Altruistik
Bentuk proyeksi yang awalnya kebalikan
Di sini orang berusaha memenuhi kebutuhannya tapi dengan cara memanfaatkan orang lain.
Contoh : orang yang pernah berusaha membuat orang lain bersahabat baik terhadal dirinya padahal hubungan dia dengan orang lain tidak dipedulikannya.
Pembentukan Reaksi
Disebut oleh Anna Freud sebagai "percaya pada hal sebaliknya"
Penghapusan
Mekanisme ini meliputi gestur atau ritual magis yang bertujuan menghapus pikiran atau perasaan yang tidak mengenakkan.
Introjeksi
Sering disebut dengan identifikasi.
Mekanismenya membawa kepribadian orang lain masuk ke dalam kepribadian kamu. Karena dengan begitu kamu bisa dapat menyelesaikan masalah perasaan yang mengganggu.
Identifikasi dengan penyerang
ini introjeksi yang terfokus pada pengadopsian. Bukan dari segi umum atau positif. Tapi dari sisi negatif.
Jika takut maka justru akan berpura-pura menjadi orang yang ditakuti.
Regresi
kembali ke masa-masa di mana seseorang mengalami tekanan psikologis.
Contohnya seorang petani yang tahu tanahnya akan digusur menjadi marah dan bersikap mau menyerang.
Kapankah kita tidak lagi merasa terancam ?
Menurut teori Freud saat itu akan tiba ketika kita sudah merasa aman dan nyaman.
Rasionalisasi
Pendistorsian kognitif terhadap kenyataan dengan tujuan kenyataan tersebut tidak lagi memberi kesan menakutkan.
Kadang ada dari kita melakukan ini di mana seseorang mencoba memaafkan diri sendiri dari kesalahan dengan menyalahkan orang lain.
Sublimasi
Mengubah berbagai rangsangan yang tidak diterima.
Bagi Freud seluruh bentuk aktivitas positif dan kreatif adalah sublimasi.
Terapi
Terapi freud bisa dibilang lebih berpengaruh bila dibandingkan dengan aspek lain dari teori-teorinya sendiri.
Garis besar terapi Freud :
1. Suasana Rileks
Klien yang menjalani terapi harus merasa bebas dan santai untuk menceritakan masalahnya.
Untuk mencipatakan suasana santai ini bisa dilakukan dengan mengatur tata ruang, warna dinding, pencahayaan, dan sebagainya yang penting menggambarkan suasana santai.
2. Pembebasan Asosiasi
Klien diperbolehkan berbicara apa saja. Berdasar teori, dengan adanya suasana santai, konflik-konflik yang ada di bawah sadar diharapkan muncul.
3. Resistensi
Salah satu tanda adalah resistensi. Saat klien berbicara berbelit-belit, ngantuk, datang terlambat, atau bahkan membatalkan pertemuan. Resistensi ini menunjukkan adanya ancaman yang bisa jadi tidak disadari klien.
4. Analisis Mimpi
Ketika tidur kita tidak mengekang alam bawah sadar dan cenderung melepaskannya. Untuk mimpi ini saya sengaja skip. Dan bisa belajar nanti pembahasan mendatang.
5. Parapraktis
adalah keceplosan omong yang juga sering disebut freudian slip. Bagi Freud segala kejadian memiliki maknanya sendiri-sendiri. Salah mengucap, salah mencet no telepon, salah belok merupakan hal-hal yang serius dikaji freud.
6. Tes Proyektif
Teori di balik ini adalah ketika klien diberikan perintah atau pertanyaan yang membingungkan, maka dia akan menyelesaikan dengan pilihan bawah sadar.
Pilihan inilah yang digunakan terapis sebagai tanda.
Tentu banyak teori dari Freud ini tapi tidak saya sampaikan yang penting kita tahu beberapa poinnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar