Jumat, 18 Februari 2022

Tokoh Psikologi

 

Setiap mengkaji tokoh Ambil baiknya 

dan buang buruknya. 

Setiap orang punya kekurangan dan kelebihan. Jasa dan kesalahannya masing-masing. 

Ada pendapat mengatakan 

mengikuti semua teori-teori freud

 sama berisikonya dengan mengabaikan semua teori-teorinya. 

Jadi yang baik di tengah-tengah. 

Ambil manfaatnya.



Sigmund Freud

( 1856 - 1939 ) 83 Tahun

Sejak Kecil sudah dikenal cerdas 

 terbukti bahwa dia selalu dapet nilai 

paling tinggi di kelas.

Selesai Tamat SMA 

dia nglanjutin kuliahnya di kedokteran.

Sewaktu masih kuliah 

dia sering terlibat berbagai penelitian 

di bawah arahan Ernst Brucke, 

seorang profesor fisiologis.

Freud berusaha mereduksi kepribadian 

jadi seorang neurologi 

meski akhirnya menyerah juga.

Freud sangat teliti dalam melakukan penelitiannya. 

Saat itu 

dia konsen dalam bidang Neurofisiologi.

Setelah beberapa waktu berpraktek sebagai neurologis 

dia kembali ke Wina 

dan kemudian

 menikahi wanita bernama Martha Bernays.

Di Wina 

dia juga membuka praktek psikiatri dengan bantuan temannya, 

Joseph Breuer.

Dia sempat disingkiri oleh arus utama tokoh kedokteran waktu itu 

hal itu akibat buku-buku 

dan kuliah-kuliah yang diajarkannya.

Dia cuma punya beberapa kenalan dekat saja

 yang bersimpati dengannya.

Sifat Freud yang sangat disayangkan adalah 

dia cenderung menolak orang-orang yang tidak sepenuhnya 

sepakat dengannya.


Teori Alam Bawah Sadar

Sebetulnya 

Freud ini 

bukan orang yang pertama kali menemukan gagasan 

tentang alam sadar dan alam bawah sadar

 tapi dia menjadi orang yang mempopulerkannya. 


Alam Sadar

adalah 

apa yang kamu sadari 

pada saat-saat tertentu

 baik itu

 penginderaan langsung, ingatan, pemikiran, fantasi 

atau perasaan yang kamu miliki.

Dan menurut freud 

alam sadar terkait erat dengan alam pra sadar.

Alam pra sadar

yaitu 

apa yang sering disebut dengan available memory 

atau kenangan yang sudah tersedia. 

Sesuatu yang dapat dengan mudah dipanggil 

menuju alam sadar.

Walaupun

 kenangan itu merupakan kenangan yang tidak kamu ingat 

waktu berpikir,

 tapi 

dengan mudah bisa kamu hadirkan lagi.

Kedua hal itu 

merupakan bagian terkecil 

menurut freud.

Sedangkan

 bagian terbesar menurut freud 

adalah alam bawah sadar ( unconscious mind ). 

Bagian alam ini

 mencakup segala sesuatu

 yang sangat sulit untuk dihadirkan 

ke alam sadar.

 Semisal nafsu dan insting kita.

Freud berpendapat

 alam bawah sadar itu

 sumber motivasi

 dan dorongan dalam diri kita. 

Bisa seperti hasrat sederhana 

untuk makan atau seks, 

daya-daya neurotik, 

atau bisa jadi motif seorang penulis

 untuk menulis karyanya. 

Meski uniknya,

 kita sering terdong 

untuk mengingkari 

dan menghalangi motif itu 

untuk naik ke alam sadar.


Id, Ego, Superefo

id adalah

 sejumlah tren insting 

yang tidak terkoordinasi; 

super-ego memainkan peran kritis 

dan moral;

 sementara ego 

adalah bagian yang terorganisasi

 dan realistis 

yang menengahi hasrat id dan super-ego.


Psikologi Freudian 

bertitik tolak pada dunia nyata, 

dunia yang berisi banyak benda,

 diantaranya 

adanya objek yang sangat khusus

 yang bernama organisme. 

Dibilang khusus

 karena

 dia bergerak 

untuk mempertahankan diri 

dan berkembang biak. 

Dan dalam perjalanan mencapai itu

 diarahkan keinginannya 

untuk  memenuhi rasa lapar, 

haus, 

menghindari rasa sakit 

dan seks. 

Menurut freud, 

id bekerja 

dengan prinsip-prinsip kenikmatan. 

Yang dapat dimengerti sebagai dorongan

 untuk memenuhi kebutuhannya.

Semisal 

seorang bayi yang lapar 

dia akan menangis karena

 dia tidak tahu 

apa yang diinginkan 

dalam pengertian orang dewasa.

Menurut Freud

 id pada bayi tadi

 adalah yang murni 

atau mendekati murni.

id sebenenarnya 

tidak lain merupakan representasi psikis 

atas kebutuhan-kebutuhan psikologis.

Di seputar alam sadar, 

tahun-tahun pertama kehidupan bayi,

 sebagian it ( benda ) 

berubah jadi I ( aku ) 

sebagian id berubah jadi ego ( aku ). 

Tidak sama dengan id, 

ego berfungsi 

berdasarkan prinsip-prinsip realitas.

artinya 

dia memenuhi kebutuhan organisme

 berdasarkan

 objek-objek yang sesuai 

dan dapat ditemukan dalam kenyataan.

 Ego merepresentasikan kenyataan, 

dan pada tahap tertentu

 juga merepresentasikan akal.

Saat ego berusaha membuat id tetap senang, 

di sisi lain 

dia mengalami hambatan yang ada di dunia nyata.

Meski demikian 

Ego akan tetap mencatat 

apa yang menghalangi 

dan apa yang akan memuluskan tujuannya.

Seorang bayi 

akan melacak apa yang akan 

membuat dia mendapat "pujian" dan "hukuman" 

dari dua objek dunia yang paling dekat dengannya waktu itu 

yaitu ayah dan ibunya.

Objek yang menghalangi dan memuluskan inilah 

yang kemudian menjadi apa yang disebut dengan 

superego.

Superego punya 2 sisi :

nurani

merupakan internalisasi dari 

hukuman serta peringatan

ego ideal

berasal dari pujian 

dan contoh-contoh positif yang diberikan kepada anak-anak.

Namun 

nurani dan ego ideal ini 

mudah sekali bertentangan dengan id 

( nafsu dan keinginan ).


Kecemasan

"Life is not easy" hidup ini tidak mudah. 

Freud pernah berpendapat begitu

Ego "keakuan" ada di antara : 

realita,

masyarakat,

sebagaimana direpresentasikan oleh id.

Ketika terjadi konflik

di antara kekuatan-kekuatan ini untuk menguasai ego,

maka sangat bisa dipahami 

kalau ego merasa terjepit dan terancam,

serta merasa seolah-olah akan lenyap

digilas kekuatan-kekuatan tersebut.

Perasaan terjepit dan terjepit ini disebut kecemasan ( anxiety ).

3 Jenis kecemasan menurut Freud, 

Pertama kecemasan realistik.

Kecemasan jenis ini biasa kita sebut sebagai rasa takut. 

Kedua kecemasan moral

Kecemasan ini bukan datang dari luar, dari dunia fisik, tapi dari dunia sosial superego yang telah terinternalisasikan  ke dalam diri kita.

Ketiga kecemasan neurotik

Kecemasan ini muncul akibat rangsangan-rangsangan id.

kalau kamu pernah ngerasain kehilangan id, gugup, tidak mampu mengendalikan diri, perilaku, akal, pikiran kamu, maka saat itu kamu sedang ngalamin yang namanya kecemasan neurotik.

Neurotik itu nama latin dari perasaan gugup.


Jenis kecemasan yang ketiga inilah yang cukup menarik perhatian freud.


Cara-cara bertahan

Ego berupaya sebisa mungkin menjaga hubungannya dengan realitas, id dan superego. 

Namun setelah kecemasan begitu mendominasi, ego akan berusaha mempertahankan diri.

Secara tak sadar, dia akan bertahan dengan cara memblokir dorongan-dorongan 

atau

menciutkan dorongan-dorongan tersebut menjadi wujud yang lebih bisa diterima serta tidak begitu mengancam.

Cara ini disebut dengan mekanisme pertahanan ego.

Beberapa cara ini ditemukan oleh Freud putrinya dan juga murid-muridnya.


Bentuk-Bentuk Pertahanan


Penolakan

dilakukan dengan cara memblokir peristiwa-peristiwa yang datang dari luar kesadaran.


Represi

Yang juga disebut oleh Anna Freud sebagai "melupakan yang bermotivasi". adalah ketidakmampuan dalam mengingat kembali situasi, orang atau peristiwa yang menakutkan.


Asketisisme

atau menolak segala kebutuhan. 

ini merupakan mekanisme pertahanan ego yang jarang diketahui orang.

Di sini orang kehilangan minat dan ketertarikannya pada salah satu aspek kehidupan dan memfokuskan perhatian pada aspek lain.

ini dilakukan demi menghindarinkenyataan.

Contohnya seorang remaja pria yang takut dipermalukan tim basketnya kemudian memaksakan diri menyukai hobi lain misalnya beralih ke hobi naik gunung. 


Isolasi

Mekanisme ini berjalan dengan mengalihkan emosi dari kenangan yang menakutkan.

Misalnya seorang gadis yang menyukai menonton film horor kemudian merasa takut seteleh film usai kemudian akan mencari teman agar tidak takut lagi.

Penggantian

Mekanisme ini berjalan dengan cara mengalihkan arah dorongan ke target pengganti.

Misalnya ketika anda sedang kesal dengan atasan anda kemudian anda menjadi menumpahkan kekesalan anda pada temen-temen kerja anda.


Melawan diri sendiri

Di mana seseorang menjadikan dirinya sendiri sebagai target pengganti.

Biasanya diri sendiri dijadikan terget untuk melampiaskan benci, marah dan keberingasan.

cenderung mengabaikan motivasi-motivasi yang positif.

Kadang orang yang sedang diputuskan karena sebuah kesalahannya kemudian memukul kepalanya sendiri.


Proyeksi

Anna Freud menyebutnya sebagai penggantian ke arah luar. 

Seseorang yang sebenarnya misalnya suka makan pete tapi menutupi kepada temannya bahwa dia tidak suka pete dan melarang temannya untuk makan pete. 


Tawanan Altruistik

Bentuk proyeksi yang awalnya kebalikan

Di sini orang berusaha memenuhi kebutuhannya tapi dengan cara memanfaatkan orang lain.

Contoh : orang yang pernah berusaha membuat orang lain bersahabat baik terhadal dirinya padahal hubungan dia dengan orang lain tidak dipedulikannya.


Pembentukan Reaksi

Disebut oleh Anna Freud sebagai "percaya pada hal sebaliknya"


Penghapusan

Mekanisme ini meliputi gestur atau ritual magis yang bertujuan menghapus pikiran atau perasaan yang tidak mengenakkan.



Introjeksi

Sering disebut dengan identifikasi. 

Mekanismenya membawa kepribadian orang lain masuk ke dalam kepribadian kamu. Karena dengan begitu kamu bisa dapat menyelesaikan masalah perasaan yang mengganggu.



Identifikasi dengan penyerang

ini introjeksi yang terfokus pada pengadopsian. Bukan dari segi umum atau positif. Tapi dari sisi negatif.

Jika takut maka justru akan berpura-pura menjadi orang yang ditakuti.


Regresi

kembali ke masa-masa di mana seseorang mengalami tekanan psikologis.

Contohnya seorang petani yang tahu tanahnya akan digusur menjadi marah dan bersikap mau menyerang.

Kapankah kita tidak lagi merasa terancam ?

Menurut teori Freud saat itu akan tiba ketika kita sudah merasa aman dan nyaman.


Rasionalisasi

Pendistorsian kognitif terhadap kenyataan dengan tujuan kenyataan tersebut tidak lagi memberi kesan menakutkan.

Kadang ada dari kita melakukan ini di mana seseorang mencoba memaafkan diri sendiri dari kesalahan dengan menyalahkan orang lain.


Sublimasi

Mengubah berbagai rangsangan yang tidak diterima. 

Bagi Freud seluruh bentuk aktivitas positif dan kreatif adalah sublimasi.  


Terapi

Terapi freud bisa dibilang lebih berpengaruh bila dibandingkan dengan aspek lain dari teori-teorinya sendiri.


Garis besar terapi Freud :

1. Suasana Rileks

Klien yang menjalani terapi harus merasa bebas dan santai untuk menceritakan masalahnya.

Untuk mencipatakan suasana santai ini bisa dilakukan dengan mengatur tata ruang, warna dinding, pencahayaan, dan sebagainya yang penting menggambarkan suasana santai.

2. Pembebasan Asosiasi

Klien diperbolehkan berbicara apa saja. Berdasar teori, dengan adanya suasana santai, konflik-konflik yang ada di bawah sadar diharapkan muncul.


3. Resistensi

Salah satu tanda adalah resistensi. Saat klien berbicara berbelit-belit, ngantuk, datang terlambat, atau bahkan membatalkan pertemuan. Resistensi ini menunjukkan adanya ancaman yang bisa jadi tidak disadari klien.

4. Analisis Mimpi

Ketika tidur kita tidak mengekang alam bawah sadar dan cenderung melepaskannya. Untuk mimpi ini saya sengaja skip. Dan bisa belajar nanti pembahasan mendatang.


5. Parapraktis

adalah keceplosan omong yang juga sering disebut freudian slip. Bagi Freud segala kejadian memiliki maknanya sendiri-sendiri. Salah mengucap, salah mencet no telepon, salah belok merupakan hal-hal yang serius dikaji freud.

6. Tes Proyektif

Teori di balik ini adalah ketika klien diberikan perintah atau pertanyaan yang membingungkan, maka dia akan menyelesaikan dengan pilihan bawah sadar.

Pilihan inilah yang digunakan terapis sebagai tanda.


Tentu banyak teori dari Freud ini tapi tidak saya sampaikan yang penting kita tahu beberapa poinnya.
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar